18 February 2013

PARIS FOR YOU


Alasan utama untuk mengunjungi Paris adalah karena kota itu sendiri. Kota yang menjadi the most visited city in the world ini memang penuh dengan sisa-sisa keindahan dan romantisme masa lalu yang berpadu dengan aura modernisme masa kini. Dan, ah, mais ouis, siapa yang bisa menyangkal, bahasa Prancis yang terucap di kota ini seakan terdengar begitu....romantis :)

Now, where to go and what to do in Paris ?

QUARTIER LATIN▲ 

Terletak di sebelah barat sisi sungai Seine, dahulunya dekat univesiti yang dibangun di abad ke-12, tempat para pelajarnya berbahasa Latin. Tradisi tersebut sudah lama hilang, tapi nama daerah ini terbawa hingga sekarang. Perpaduan gedung-gedung tua dan taman-taman yang hijau di Latin Quarter menjadikan tempai ini spot foto yang menarik. Dan di sore hari, ketika matahari tersudut rendah, bayangan-bayangan yang jatuh di gedung-gedung antik di sepanjang Boulevard St. Jacques seakan menjadi sebuah pertunjukan yang menarik untuk dinikmati :).

NOTRE DAME



Tidak ada gedung lain di Paris yang menyimpan sejarah kota ini lebih dari Notre Dame. Sejak peletakan batu pertama pembangunannya di tahun 1163, Notre Dame seakan menjadi saksi bisu sejarah peradaban Paris dan Prancis pada umumnya. Berkunjung ke Paris tidak lengkap rasanya jika tidak menyeberang ke Ile de la Cite dan mengunjungi Notre Dame serta berfoto di muka salah satu bangunan paling terkenal di Eropa ini. Kita dapat mengantri untuk naik ke salah satu menara bangunan ini dan menyasikan keindahan arsitekture gereja ini dari atasnya. Dan ketika kita masuk ke bagian dalam, kita akan terpana menyasikkan lukisan kaca berdiameter 13 meter yang begitu indah. 

MUSEE DU LOUVRE

 
Museum terbesar di Paris yang menjadi pusat koleksi seni paling berharga di dunia seperti lukisan Monalisa karya Leornado Da Vinci dan Venus de Milo pertama-tama dibangun sebagai benteng di tahun 1190. Louvre dijadikan museum sejak tahun 1793, namun sebelumnya, museum ini telah melewati beberapa masa yang penting seperti jaman renaissance, klasik, kontemporari dan juga sejarah kekaisaran Prancis. Berkunjung ke museum ini dan melihat-lihat koleksinya adalah salah satu keharusan jika kita berada di Paris. Musee du Louvre tutup setiap hari selasa.
Tentu saja, masih banyak lagi gedung bersejarah atau ikon-ikon kota yang dapat kita kunjungi atau lihat di sepanjang jalan. termasuk ke-37 jembatan di kota Paris yang masing-masing memberikan sudut pandang berbeda, diantaranya yang paling terkenal adalah Pont Alexandre III dengan pemandangan menara Eiffel dan Sungai Seine dan Pont Neuf yang menjadi jembatan tertua dengan 385 ukiran.


Pont Alexandre III

NUIT BLANCHE


 Setiap tahunnya satu hari di bulan Mei, museum-museum di Paris membuka pintunya bagi para turis mulai dari jam 6 sore sampai dengan 12 tengah malam, GRATIS :D

PARIS CHIC
Siapa yang tidak kenal Paris sebagai kota fashion dengan pria dan wanita yang seakan mengerti berpenampilan chic dan trendy. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Eropa, Paris mempunyai banyak tempat yang ramai dikunjungi orang-orang untuk berbelanja. Tentu saja, kota ini adalah pusat dari segala barang-barang bermerek.

AVENUE DES CHAMPS-ELYSEES


Jalan sepanjang hampir dua kolometer ini adalah jalan yang paling terkenal bagi para turis yang mengunjungi Paris. Jalan yang tidak pernah sepi ini berujung di Arc de Triomphe, monomen ini  dibangun oleh Napoleon Bonaparte untuk memperingati kemenangan perangnya. Namun, Champs-Elysees bukan saja menyajikan taman-taman dan gedung-gedungnya yang indah. Semua dapat ditemukan di kedua sisi jalan ini, mulai dari rancangan desainer-desainer terkenal, barang-barang bermerek hingga tempat makan dan cafe-cafe di sepanjang jalan ini.

Arc de Triomphe

GALERIES LAFAYETTE


Belum ke Paris namanya sebelum mengunjungi dan berbelanja di Galaries Lafayette. Salah satu department stores yang terkenal di kota ini tertelak di sebuah gedung dengan interior yang begitu indah. Terletak di 40, boulevard Haussmann, di dalamnya, Galeries Lafayette mempunyai sepuluh tingkat areal perbelanjaan. Lantai demi lantainya diperuntukan khusus bagi satu area kebutuhan. Dan, tentu saja yang paling terkenal dan banyak dikunjungi adalah lantai khusus untuk kebutuhan wanita.

COLETTE CONCEPT STORE

Colette adalah sebuah toko berkonsep yang selama sepuluh tahun belakangan ini menjadi kiblat tren. Lantai dasarnya lengkap dengan barang-barang elektronik, buku, musik, dan produk kecantikan, sementara lantai-lantai di atasnya menjadi pusat kebutuhan fashion untuk pria dan wanita. Jangan lupa untuk mengunjungi Water Bar di lantai dasarnya yang menyajikan bermacam-macam air mineral dari seluruh dunia.

Colette Water Bar

MONOPRIX

Monoprix adalah sebuah department store kecil dengan supermarket di dalamnya yang penuh dengan barang-barang unik dari segala macam merek. Harganya tidak terlalu mahal dibanding dengan department store kelas atas disepanjang boulevard Haussmann.

SHOPPING STREETS
Rue Motorgueil
Paris tidak hanya mempunyai jalan-jalan besar penuh dengan toko-toko bermerek. Banyak jalan-jalan lain tempat penduduk lokal berbelanja menghindari antrian para turis. Rue Motorgueil menjadi salah satu jalan yang terkenal tempat butik-butik desainer muda dan toko-toko unik lainnya terletak disepanjang jalan ini. Cafe-cafe dan restaurant-restaurant pun penuh menjadi tempat para pengunjung bersantai menikmati suasana di sekitarnya.
 

        Paris bukan hanya kotanya saja. Jika kita punya waktu lebih, mengunjungi beberapa tempat di luar kota Paris akan menambah pengalaman kita berkunjung ke kota ini. Di abad ke-19, bahkan pelukis-pelukis terkenal seperti Renoir dan Van Gogh melukis pemandangan di luar kota Paris yang memberikan nuansa tersendiri, dibandingkan dengan keadaan Paris yang begitu urban. Ada dua tempat yang kira-kira patut untuk dikunjungi bagi kita yang terbatas waktunya, Chateau de Paris dan Disneyland Paris yang tentu saja sudah tak asing lagi bagi semua orang.

CHATEAU DE VERSAILLES


Simbol dari kekuasaan absolut dan kemewahan Raja Louis XIV yang sebetulnya ingin mendirikan rumah peristirahatan selepas berburu namun berubah menjadi sebuah istana yang begitu megah dengan tanaman yang indah. Berkunjung ke Chateau de Versailles perlu waktu sehari penuh untuk dapat dinikmati. Setiap sudut-sudut di kawasan istana ini mempunyai cerita masa lalu yang penuh dengan kemewahan dan kemegahan sebuah kerajaan.

DISNEYLAND PARIS


Tidak perlu disangkal lagi, taman hiburan keluarga satu-satunya di benua Eropa bukan saja menjadi perhatian bagi penduduk negara-negara Eropa sendiri, namun juga turis mancanegara dari seluruh dunia. Dengan berbagai macam wahana permainan, restaurant dan resort-resort yang bertema.

 Disneyland Hotel





Paris is the epitome of all things romantic
xoxo







Sumber Artikel       : Majalah Weddingku (edit)
Sumber Gambar     : Google, Tumblr, Favim (edit)

No comments:

Post a Comment

Thanks for your comment :)