3 January 2014

Warisan Budaya Dunia

Jam Minaret/Minaret of Jam (Afganistan)

     Jam Minaret dengan tinggi 65 meter nampak gagah dan menjulang tinggi. Jam bersejarah ini didirikan pada abad ke-12. Meliputi dinding yang tinggi dengan lapisan prasasti berwarna biru pada bagian tengahnya. Bagian berwarna biru ini memiliki arsitektur dan hiasan dengan kualitas tinggi, yang mewakili puncak tertinggi dari ilmu bangunan dan tradisi yang artistik di wilayah tersebut. Jam minaret banyak dipengaruhi oleh letaknya yang strategis, di lembah sungai yang dalam di antara gunung-gunung yang tinggi pada jantung provinsi Ghur.  
     Inovasi arsitertur dan penataan Jam Minaret memperlihatkan tatanan pemerintah yang sangat baik dalam bidang seni arsitertur Indian dan sekitarnya. Jam Minaret dan arkeologinya memberikan gambaran kekuatan dan kualitas peradaban Ghurid yang luar biasa. Peradaban Ghurid mendominasi wilayah tersebut pada abad ke-12 dan 13. Jam Minaret juga merupakan contoh yang luar biasa dari arsitektur dan ornamen Islam dalam wilayah tersebut dan menunjukkan tatanan yang sangat signifikan dalam penyebarluasannya.


Robben Island (Afrika Selatan)

     Robben Island terletak di Samudera Atlantik kurang lebih 15 km dari kota Cape Town. Pulau ini dahulunya merupakan satu daratan dengan daerah Bloubergstrand, yang akhirnya terpisah akibat adanya fenomena alam yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu. Pulau ini mempunyai luas wilayah 574 hektar. Di sana banyak anjing laut sehingga orang-orang Belanda menamakannya Robben Island yang berarti pulau anjing laut.
     Pulau ini menjadi terkenal karena merupakan tempat penahanan para pejuang Afrika Selatan yang melawan pemerintahan rezim Apartheid pada waktu itu. Bekas Presiden Nelson Mandela pernah mendekam di sana dari tahun 1964 sampai dengan 1974. Sejak tahun 1660-an Belanda telah menggunakan Robben Island untuk menahan para pejuang politik yang berasal dari Asia terutama Indonesia. Orang Cayen dari Sumatera merupakan orang Asia pertama yang ditahan di sana pada tahun 1667.
     Robben Island hanya dapat dijangkau dengan menggunakan kapal baik ferry maupun kapal-kapal kecil lainnya. Perjalanan dengan kapal ke Robben Island kurang lebih memakan waktu selama 30 menit.
     Bangunan Pulau Robben menjadi saksi yang dalam mengenai sejarah yang suram. Pulau Robben dan bangunan penjaranya memberikan simbol kemenangan dari semangat kemanusiaan, kebebasan, dan demokrasi sebagai akhir dari penindasan.

Butrint (Albania)

     Butrint telah didiami sejak zaman prasejarah. Butrint telah menjadi wilayah jajahan Yunani, kota dan keuskupan Roma. Berada di bawah pemerintahan Romawi Timur, kemudian diduduki oleh Venesia dalam waktu singkat, dan terakhir kota tersebut telah ditinggalkan dalam kurun waktu pertengahan setelah rawa terbentuk di wilayah tersebut. Wilayah purbakala saat ini adalah tempat penyimpanan reruntuhan yang mewakili setiap periode perkembangan di kota tersebut.

Djemila (Aljazair)

     Djemila terletak 900 meter diatas permukaan laut. Djemila atau Cuicul dengan mimbar, candi, basilica, lengkung dan rumah triumphal, merupakan salah satu contoh menarik dari adaptasi perencanaan kota Roma di pegunungan tersebut.

Kasbah of Algiers (Aljazair)

Mosque Ketchaoua

     Kasbah merupakan salah satu medina atau kota islam yang unik. Tempat ini dibangun pada salah satu kawasan pantai yang terbaik di Laut Tengah menghadap ke arah pulau dimana tonggak perdagangan Carthaginian telah dibangun pada abad ke-4 sebelum Masehi. Ada bekas-bekas benteng, masjid tua, dan istana bercorak Ottoman. Selain itu juga ada puing-puing kelompok masyarakat urban tradisional dengan  rasa kebersamaan yang kuat.









    

Know Me in Here !!!!






Ma Note My Block Note !!!!